Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Polisi Beri 4 Imbauan Kepada Pemudik Bermotor – Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyarankan pada warga tidak untuk memakai sepeda motor waktu mudik lebaran 2019.

“Himbauan saya tentu saja yang pertama, kita meminimalkan tidak untuk memakai sepeda motor. Bila harus lakukan naik sepeda motor, itu dinaiki sesuai dengan banyaknya janganlah kelak satu sepeda motor dinaiki lima orang,” tutur Gatot selesai pelepasan 17 ribu pemudik lewat program Mudik Gratis DKI Jakarta di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (30/5).

Selanjutnya Gatot memberi beberapa pendapat pada beberapa pemudik yang memakai kendaraan roda dua tidak untuk tingkatkan kecepatan kendaraannya supaya terlepas dari kecelakaan jalan raya.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Diluar itu, bila mengantuk, faksi kepolisian sudah membuat beberapa tempat peristirahatan yang bisa dipakai beberapa pemudik untuk hilangkan rasa capek.

“Jika ngantuk, berhenti, janganlah dipaksakan ini akan memunculkan kecelakaan berlalu lintas. Kan kita telah fasilitasi beberapa tempat peristirahatan telah disediakan, ada dinas kesehatan buat mereka lakukan istirahat jika capek,” jelas Gatot.

“Lalu janganlah ngebut, janganlah kencang-kencang, penumpangnya cocokkan itu kan [sepeda motor] optimal dua orang saja setelah itu jarak-jarak tersendiri berhenti untuk hilangkan rasa capek dan lain-lain,” sambungnya.

Awalnya, Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menjelaskan 70 % kecelakaan jalan raya di Indonesia menyertakan sepeda motor.

Walau telah diingatkan tiap tahun, sebenarnya jumlahnya pemudik memakai motor masih banyak. Kekuatan beresiko dipandang jadi membesar saat hal tersebut ditambah tingkah laku pemudik yang asal-asalan.

Satu diantara tingkah laku itu menurut Kemenhub yaitu memodifikasi tersendiri memakai kayu, bambu atau lain-lain untuk mengangkat barang bawaan.

Dalam dokumen Gagasan Operasi Angkutan Lebaran Terintegrasi Tahun 2029 dari Kemenhub diterangkan perkiraan jumlahnya penumpang pribadi bertambah 9,48 % jadi 28,74 juta orang.

Dari kelompok mudik memakai kendaraan pribadi, Kemenhub meramalkan jumlahmya 10,6 juta unit. Sebesar 64,57 % (6,85 juta unit) adalah motor sedang 35,43 % (3,76 juta unit) ialah mobil penumpang.