Pemberian Suntikan Dana Oleh Pemerintah Untuk BP Tapera Guna Modal Operasional Juga Berbelanja Modal

Pemberian Suntikan Dana Oleh Pemerintah Untuk BP Tapera Guna Modal Operasional Juga Berbelanja Modal – Pemerintah dengan sah sudah melantik Komisioner serta Deputi Komisioner Tubuh Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Untuk operasi ke depan, BP Tapera akan mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 2,5 triliun.

Komisioner BP Tapera, Adi Setianto menjelaskan, dana itu akan digunakan untuk modal operasional dan berbelanja modal.

“BP Tapera akan mendapatkan PMN Rp 2,5 Triliun. Dana itu akan dipakai untuk modal operasional Rp 2 triliun serta berbelanja modal Rp 500 miliar,” jelas ia di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (29/3).

Penyertaan Modal Negara untuk BP Tapera ini pula sudah masuk ke Biaya Penghasilan Berbelanja Negara (APBN) 2019.

Adi meneruskan, ada banyak pekerjaan yang perlu disiapkan dalam tiga bulan pertama. Antaran lainnya, mempersiapkan dasar yang efektif serta produktif untuk menjalankan kebijaksanaan di bagian perumahan, dan mempersiapkan proses pengendalian Sumber Daya Manusia (SDM) serta keuangan.

“Harapan dari penduduk yang akan mempunyai rumah tinggi sekali. Kebutuhannya tinggi sekali. Kita mesti dapat manfaatkan keuangan dengan sangat baik,” ucapnya.

“Dana ini disiapkan untuk periode panjang. Insya Allah dengan dibentuknya BP Tapera keperluan perumahan periode panjang dapat dipegang,” ia menandaskan.