Dilema Maverick Vinales Pakai Psikolog Demi MotoGP 2019

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Dilema Maverick Vinales Pakai Psikolog Demi MotoGP 2019 – Bukan rahasia kembali jika peranan psikolog serta psikiater jadi begitu penting di ajang MotoGP. Beberapa pembalap seperti Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci serta Tito Rabat telah kenakan layanan mereka saat beberapa waktu terakhir, akan tetapi Maverick Vinales sekarang ini malah alami ‘kegalauan’ dalam menjalankan cara sama.

Awal tahun ini, Vinales mengakui pada Motorsport Magazine dianya tengah berusaha mencari psikiater berolahraga untuk menolong mentalnya melawan pertarungan yang seru. Perihal ini dia nyatakan selesai hampir dua musim alami paceklik kemenangan bersama dengan Yamaha, serta dia ingin dapat menjaga keadaan psikis dengan baik.

“Dengan psikis, tetap susah jadi 100%. Saya tengah mencari psikiater berolahraga, tetapi tidak gampang sebab saya mesti temukan yang bagus serta dapat mengerti saya. Terkadang saya tidak betul-betul konsentrasi, jadi jelas saya mesti melakukan perbaikan ini. Bila saya temukan psikiater yang baik, saya akan alami perbaikan yang besar, sebab tahun kemarin balapan saya jelek sebab mental saya jatuh,” katanya.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

1 dari 2
Gunakan Langkah Sendiri
Walau demikian, di celah eksperimen pramusim Qatar akhir minggu lantas, Vinales malah mengakui tengah kembali merenungkan perihal itu. Dalam eksperimen ini, dia sukses jadi rider paling cepat, serta yakini jika perihal ini berlangsung sebab dia sudah berusaha sendiri dalam melakukan perbaikan mentalitasnya tiada pertolongan pakar.

Pada Crash.net, Top Gun mengatakan jika dianya cuma lakukan cara simpel. “Selanjutnya saya ada di titik dimana saya ingin merubah beberapa hal dalam pikiran saya, coba masih santai, hindari depresi. Jadi sekarang ini saya belumlah miliki psikolog berolahraga,” katanya.

2 dari 2
Tidak Tutup Peluang
Di sisi lain, juara dunia Moto3 2013 ini pula mengakui takkan tutup peluang untuk memakai layanan psikolog waktu musim balap sudah diawali. Dia meyakini layanan mereka akan begitu berguna jika dia pimpin klassemen serta berkesempatan merampas titel dunia.

“Mungkin selesai 3-4 balapan saya akan pergi ke psikolog, sebab akan ada desakan waktu berkompetisi, apabila saya pimpin klassemen, saya akan membutuhkannya. Sekarang ini, saya ingin simpel saja. Saya berkendara, nikmati waktu, berupaya sebaik-baiknya serta meningkatkan motor lewat cara terunggul,” pungkas Vinales.